Assalamualaikum…
Hai semua, kali ini saya akan membahas tentang “Larangan Merokok Pada Area
Kampus”. Nah menurut kalian baik gak sih kalau merokok pada area kampus?
Mungkin bagi para perokok aktif mereka akan menjawab baik dan sangat
diperbolehkan untuk merokok pada area kampus.
Namun
bagi para perokok pasif atau orang yang tidak merokok itu sangat merugikan
banget loh. Maka dari itu disini saya akan membahas tentang pro dan kontra
“Larangan Merokok Pada Area Kampus”
Kalau
menurut saya, merokok itu sah saja karena tiap manusia memiliki hak asasinya
masing-masing. Toh mereka membeli rokok dengan uang mereka sendiri tanpa
meminta atau memalak teman-temannya.
Namun,
kembali lagi pada hak asasi manusia apakah semua orang suka dengan bau asap
rokok? Mereka yang tidak suka dengan asap rokok akan menganggap hal tersebut
menganggu kenyaman mereka berada dilingkungan kampus loh. Padahal kampus sudah
memberikan Smoking Area, kenapa perokok aktif tidak menggunakannya sebagai
sarana mereka merokok. Pihak kampus memberikan sarana dan fasilitas tersebut
pasti dengan tujuan tertentu dong, tujuan dibuatnya Smoking Area itu adalah
untuk para perokok aktif dapat melakukan aktifitas merokoknya tanpa harus
mengganggu perokok aktif.
Berbicara
tentang fasilitas, sarana dan prasarana tersebut pihak kampus belum
memaksimalkan sarana tersebut. Apa sih maksudnya? Yaitu pihak kampus
menyediakan Smoking Area hanya dengan menggunakan kursi besi dan ruangan yang
agak pengan mungkin. Hal itu membuat perokok aktif malas untuk merokok pada ruangan
tersebut. Adapun tempat Smoking Area tersebut berada pada lantai 2 dan 3
membuat para perokok malas untuk naik ke lantai tersebut.
Jika
para perokok tersebut malas untuk memasuki Smoking Area, kenapa kalian harus
membuang puntung rokok tersebut sembarangan? Di area kampus saat ini banyak
puntung rokok yang berserakan entah itu di taman, di sudut-sudut ruangan,
ataupun dijalan akses menuju gedung. Padahal pihak kampus sudah menyediakan
banyak tempat sampah. Mengapa mereka masih saja malas untuk membuang sampah
pada tempatnya. Juga para perokok selalu membuang sakar atau abu rokok dimana
saja, terutama dilantai. Itu membuat orang-orang merasa terganggu karena dengan
hal tersebut membuat lingkungan kampus terasa kotor. Padahal tiap mahasiswa dan
orang sekitar kampus harus menjaga kebersihan karena itu untuk kita semua loh.
Kemudian masalah yang paling utama yaitu pada polusi udara asap rokok, untuk
para perokok mungkin bahaya yang ditimbulkan tidak terlalu banyak karena
seperti yang sudah kita ketahui bahwa perokok pasif lebih besar bahayanya
daripada perokok aktif. Mengapa? Karena saat perokok aktif menghebuskan asap
rokok tersebut membuat polusi udara yang akan dihirup oleh perokok pasif.
Apalagi untuk orang yang memiliki penyakit asma, ia akan langsung sesak nafas
hingga pingsan. Perokok aktif tidak akan mengira dampat yang diakibatkannya
sampai situ. Mereka hanya memikirkan asal mereka enak dan puas tanpa
memperdulikan lingkungan sekitar.
Nah
maka dari itu, untuk para mahasiswa ataupun rakyat kampus lainnya untuk
dihimbau dengan sangat bahwa pergunakanlah fasilitas Smoking Area untuk membuat
lingkungan kampus kita tentram dan bersih karena pada Smoking Area tersebut
telat disediakan tempat sampah untuk membuang sakar dan puntung rokok tersebut.
Untuk para perokok pasif apabila ada teman kalian yang merokok pada area kampus
dan tidak pada tempatnya, tegurlah mereka karena hal tersebut untuk kebaikan
dan kenyamanan bersama.
Sekian
topik yang saya bahas kali ini, mohon maaf apabila ada kesalahan. Semoga bermanfaat yaa…
Wassalamualaikum…











